Test Koil YZ 125 Jepang + kabel busi Jet Turbo




Penasaran dengan performance dari Koil Legendaris YZ 125 Original Jepang, Kali ini kita akan melakukan test performa nya dengan memasangkan Koil YZ 125 Original Jepang yang telah di kombinasi dengan Kabel Busi Jet Turbo 9,2 mm Silicone...dipasangkan ke motor Yamaha Mio dengan Paket bore up 155 cc. Kesan pertama yang didapat adalah motor dapat meraung lebih tinggi RPM nya jika di bandingkan dengan menggunakan Koil Standar ...tercatat di Speedometer Digital KOSO mio yang tadi nya 10.000 rpm ...kini dapat teriak sampai 11.500 rpm....wow kenaikan yang lumayan tinggi ....Setelah kita check busi ..ternyata warna busi berubah dari coklat ke putih....jadi kita coba dengan meningkatkan main jet 3 step lebih besar ....setelah itu kita coba melakukan test ...Hasil yang didapat adalah peningkatan top speed sebesar 10 km/jam lebih tinggi jika dibandingkan dengan Koil Standar...tenaga dari bawah ke atas rata ...tidak ada gejala lagg....Tarikan terasa ringan...Pantas saja hasil test di tabloid otomotif...Horse power motor meningkat setelah menggunakan Koil YZ 125 Original Jepang ini .....Terbukti !!!......[Variasi 53]

Test Bore Up Kit Yamaha Mio 155 cc





Untuk anda pemilik Motor Yamaha Mio yang merasa motor nya kurang bertenaga, kurang responsif, boros, maka anda boleh mempertimbangkan untuk melakukan peningkatan kapasitas mesin ke 155 cc......Jangan takut ..semua part nya sudah ada ...tinggal Plug And Play saja ....Waktu pemasangan nya hanya 2 jam kerja...Apa saja yang di ganti untuk melakukan peningkatan kapasitas mesin motor Yamaha Mio ke 155 cc ini .....pertama adalah Blok piston dan piston nya menggunakan Paketan Merek AEON dengan diameter piston 58,5 mm keluaran pabrikan KTC. Selanjutnya untuk mengatur bukaan klep di percayakan kepada Noken as asal thailand V.I.P. yang merupakan produk paling sempurna sampai saat ini .....kenapa dibilang sempurna...karena Noken as V.I.P ini menghasilkan tenaga yang besar dan suara mesin yang halus ....tidak ada perbedaan dengan noken as bawaan pabrikan Yamaha. jadi mesin anda tidak perlu berisik untuk menghasilkan tenaga besar....penampilan standar ...performa RRRUUUUAAAARRR BIASAAAA.....selain itu ...filter box udara asli nya kita ganti dengan Filter udara Racing Keluaran KOSO yang di ikuti dengan peningkatan Pilot jet untuk mendapatkan respon akselerasi yang spontan....naaaahhh sekarang yang paling penting nihh ...hasil yang di dapat setelah melakukan bore up Yamaha Mio ke 155 cc.

Hasil Test :

Konsumsi bensin untuk 1 liter dapat menempuh jarak 37 km dengan rata rata kecepatan 50-60 km/jam di 5000-6000 rpm ( hasil ini di dapat karena paket bore up AEON ini memerlukan endryen sejauh minimal 500 km jadi kami patok mesin di 5000 rpm). Informasi tambahan untuk mencapai putaran mesin di 5000-6000 rpm hanya membutuhkan sekitar 1/4 putaran gas.

Akselerasi 0 sampai 60 km/jam dibutuhkan waktu 4,88 detik ( kondisi standar Yamaha Mio 10,7 detik )
0 sampai 200 m dibutuhkan waktu 11,9 detik ( 1,2 detik di bawah performa Minerva 250 cc dengan mesin baru yang memiliki horse power 27 waktu tempuh minerva 250 cc 10,7 detik....Data hasil test minerva diambil dari tabloid otomotif ).

Ohh yahh tidak lupa untuk menyebutkan Alat yang berjasa untuk mengetahui seluruh data diatas....Yaitu KOSO Power test yang sering di gunakan oleh mekanik balap untuk mengetahui performa motor balapnya.

Nahhh untuk anda yang tertarik untuk mengoptimalkan Power motor Yamaha Mio anda ...ayoo jangan ragu untuk menghubungi kami .....[Variasi 53]

Hasil test CDI Fino pada mio 150 cc





Hasil test menggunakan CDI Racing merek lain..

Hasil test menggunakan CDI Fino Original

Kali ini kita melakukan test pada CDI Fino yang sedang Ramai di cari orang karena performa nya dasyaaaat ....penasaran pengen tahu seberapa besar ...kita melakukan test dengan menggunakan yamaha mio keluaran Mei 2010 dengan spesifikasi Blok AEON 58,5 mm + noken as VIP untuk piston 58 mm. dan 3 CDI pembanding. juga tidak lupa KOSO Power test untuk mencatat waktu hasil test 0-60 km/jam...Test pertama menggunakan CDI original bawaan motor mio ...Hasilnya 0-60 km/jam mencatatkan waktu 4,88 detik. kemudian test kedua di lakukan menggunakan salah satu CDI racing hasilnya 4,84 detik. test ketiga dilakukan menggunakan CDI Fino original cabutan dari motor ...hasil nya lumayan mencengangkan ...motor bisa mencatatkan waktu 4,45 detik.....allias lebih cepat 0,4 detik jika dibandingkan dengan CDI original bawaan motor atau CDI racing ......Pantas donk CDI Fino ini banyak diburu orang untuk ajang drag race alias kebut trek lurus ....bisa memangkas 0,4 detik untuk kapasitas mesin 150 ...apalagi 200 cc dan FFA.....Jika Berminat silahkan Hubungi Kami ...stock nya ga banyak lhooo ...barang langka .....[Variasi 53]

Mesin KOSO DOHC Yamaha Mio Pertama di Dunia


Satu lagi Bocoran yang di dapat ketika mengunjungi pabrikan KOSO di Taiwan. Bagian Riset mesin nya KOSO sedang mengembangkan mesin Yamaha Mio dengan Cylinder head DOHC...Ini benar benar DOHC lho ....Setelah Riset selama 2 tahun akhirnya mereka sudah berhasil dan sedang melakukan test di ajang balap skutik macau....Dan ini merupakan Mesin DOHC pertama didunia yang dipasangkan ke motor matic......tidak seperti yang beredar banyak sekarang ...4 klep tapi masih 1 noken as alias SOHC. Keuntungan nya apa sih Mesin DOHC ini dibandingkan SOHC 4 Klep ??...Salah satu nya adalah mesin ini bisa Stabil di putaran Tinggi...sedangkan mesin SOHC 4 klep tidak stabil di putaran tinggi...kendala nya rocker arm dan klep nya sering pecah ...Selain itu karakter mesin DOHC lebih menguntungkan untuk dipakai pada kecepatan tinggi karena menghasilkan Horse power yang lebih besar...Contoh spesifikasi yang dipasangkan di motor mereka adalah memakai bore ukuran 63 mm dengan panjang stroke standar mio 57,9 mm ( klapasitas 180 cc ). memakai Piston Dome yang sudah di forging di bagian atas nya dengan kompresi di angka 13 : 1 mampu menghasilkan tenaga 20 dk di putaran 11.000 rpm dengan torsi maksimum 1,5 kg-m di putaran 7000 rpm. mantabs bukan....penasaran dengan mesin DOHC nya ....di tunggu saja tanggal peluncuran nya .....[Variasi 53]

KUNJUNGAN KE PABRIK KOSO












Ruang meeting sekaligus memajang produk KOSO


Mesin Dyno untuk Test Kinerja Produk KOSO


Mesin Flow bench untuk Riset Mesin

Test Kekuatan Produk lampu LED

Ruang Test dan Riset KOSO



Dua mekanik Handal KOSO


Quality Control untuk Produk KOSO

Mesin solder elektronik untuk produk KOSO

Mesin asal Jepang yang di datangkan oleh KOSO untuk memastikan Kualitas Produk.

Selain Ke Taiwan Motorshow 2010...saya diberi kesempatan pula untuk mengunjungi Pabrik KOSO...wahhh suatu Kesempatan yang luaaaar biasa ....pertama kali kita bisa melihat seperti apa sih pabrik KOSO itu .....pertama kali kita di ajak ke ruang meeting di bagian depan kantor ....Disekeliling nya di pajang semua produk koso yang berbasis elektronik seperti speedometer, tachometer, voltmeter, indikator bensin, lampu led, dan lain lain nya...untuk Barang barang diatas ..sudah tidak usah diragukan lagi kualitas nya ...karena barang barang KOSO sudah banyak di pakai untuk Original Bawaan motor pabrikan...Salah satu contoh nya adalah BIMOTA, motor pabrikan eropa yang mengadopsi RX2N sebagai original Speedometer nya...nahh setelah itu saya di bawah berkeliling pabrik untuk melihat bagaimana Quality Control dari pabrikan koso ....Disini saya melihat bagaimana KOSO benar benar melakukan test sebelum produk nya dilepas kepasaran...salah satu contoh yang sedang berjalan adalah lampu led yang di masukan kedalam mesin berputar dan diguyur secara terus menerus oleh air..untuk melihat ketahanan produk nya...kemudian saya diajak ke ruangan yang lain ..dimana proses QC ( Quality control ) untuk produk spion dan roller dilakukan ...Untuk roller KOSO di lakukan penimbangan satu per satu dengan timbangan digital sebelum di masukan ke kemasan ....woooooooowwww.....kebayang donk ....bagaimana presisi nya produk KOSO.......lanjut lagi saya di perkenalkan dengan 2 mekanik handal yang sengaja di tarik oleh KOSO untuk mengembangkan produk produk di sektor mesin ...tidak tanggung tanggung ...KOSO merekrut satu mekanik handal dari Jerman, dan satu mekanik handal dari Jepang...kebetulan saya punya kesempatan untuk mengobrol dengan mekanik dari jepang....Bagaimana Kurang Handal ....Mekanik Jepang ini adalah Sang Pencipta motor Legendaris RX king yang beredar di Indonesia...hampir 40 tahun dia berkiprah untuk Pabrikan Yamaha...sebelum di tarik oleh KOSO...Seluruh hasil pembuatan Barang oleh mesin CNC di periksa kembali satu per satu oleh mekanik asal jerman ...untuk memastikan ...produknya sesuai dengan Standar yang diterapkan oleh pabrikan asal eropa yang memesan barang tersebut Pokoknya Seribuuu jempoooolll dehh untuk pabrikan yang satu ini ....Tidak ada kotoran sedikit pun di lantai workshop tempat saya berkunjung....benar benar HEBAAAAAAATTT ....BRAAAVVOOOO.....Fantastiissss....[Variasi 53]

Tips Pasang Tachometer ( RPM ) KOSO ke Vixion

Nah ini dia berita yang banyak di tanyakan oleh para pemilik Yamaha Vixion di Tanah air. Akhir nya di ulas juga oleh tabloid otomotif. Banyak yang bertanya bisa ga sih yamaha vixion di ganti speedometer nya pakai yang produk Koso ? jawabannya ternyata bisa, Yang sering bermasalah adalah pada saat pemasangan Tachometer atau RPM dari sistem analog ke sistem digital...nah ternyata untuk pemasangan RPM pada speedometer koso dapat menggunakan metode pertama dari cara pemasangan tachometer (RPM) koso yaitu dengan melilitkan kabel rpm dari speedo koso ke kabel busi dari motor vixion sebanyak 5 lilitan. sedangkan untuk metode ke 2 dan 3 tidak bisa dilakukan. nahh untuk pemasangan instrumen yang lainnya tidak ada masalah...Jadi sudah terjawab bukan ternyata tidak sulit untuk pemasangan RPM di motor Vixion. Selamat mencoba....

-Variasi 53-
Sumber : Tabloid Otomotif edisi 01 juni 2009

Matic Race Seri 2 Sirkuit Lanud Sulaiman Bandung

Seri ke 2 Matic race yang diadakan pada tanggal 16-17 mei 2009 ini di penuhi oleh peserta yang berjumlah lebih dari 300. Jumlah peserta Untuk Matic race seri 2 ini mengalami peningkatan di bandingkan dengan Matic race seri 1 yang di adakan di sentul kecil yang berjumlah 220 peserta. Selain itu acara ini juga di lengkapi dengan supporting race bebek, Stand bazaar, Kontes modifikasi, band, breakdance, capoeira, dan berbagai perlombaan untuk memeriahkan jalannya acara Matic race seri ke 2 ini. Sangat disayangkan ternyata peningkatan peserta ini tidak di antisipasi secara baik oleh penyelenggara, sehingga banyak keluhan dari peserta yang berasal dari jakarta mengenai trek yang dipakai, yang di anggap terlalu kecil, Jika di bandingkan dengan seri pertama dari matic race yang berlangsung di sirkuit sentul kecil. Tetapi Salut untuk Sponsor dan penyelenggara Matic race yang menyediakan berbagai hadiah untuk pemenang, Mekanik, dan penonton yang menghadiri acara ini. Matic race ini merupakan event balap non pabrikan Terlengkap dengan hadiah terbesar sepanjang sejarah balap di tanah air.






Motor Modifikasi Berbagai kelas


Stand Kawahara Variasi 53

Penonton Balap yang memenuhi Sirkuit Lanud Sulaiman

Perlombaan Keseimbangan diatas motor

Motor Hadiah yang di sediakan oleh sponsor

Matic Race

Band

Breakdance

MC dan Capoeira

Promo Gratis Oli Pertamina

_Variasi 53-